Graduate Record Examination (GRE)


Walaupun tidak sepopuler tes-tes kualifikasi lain, hasil Graduate Record Examination (GRE) General Test yang dikelola oleh Educational Testing Service (ETS) sering kali diminta sebagai salah satu syarat untuk bisa diterima mengikuti studi di luar negeri, terutama di Amerika Serikat dan Kanada. Di Eropa, GRE tidak terlalu populer, dan karenanya jarang menjadi syarat masuk perguruan tinggi di sana.

Sebenarnya selain General Test, GRE juga mengadakan Subject Test. General Test ditujukan untuk mengukur kemampuan umum seseorang untuk mengikuti pendidikan tinggi tanpa memandang bidang studinya, sedang Subject Test disesuaikan dengan bidang studi yang akan ditempuh. Biasanya yang diminta secara umum adalah General Test saja. Dulu untuk sekolah bisnis ETS mengembangkan GMAT, tapi sekarang ETS juga mempromosikan GRE untuk dipakai oleh sekolah-sekolah bisnis. Untuk selanjutnya dalam posting ini GRE akan merujuk pada GRE General Test.

Mungkin banyak juga dari rekan-rekan yang belum mengenal tes GRE ini. Seperti telah dikatakan, tes ini ditujukan untuk mengukur kemampuan seseorang untuk mengikuti pendidikan tinggi, dan terdiri dari 3 bagian:

  1. Analytical Writing yang berusaha mengukur kemampuan berpikir kritis dan menulis secara analitis. Yang dimaksud dengan menulis secara analitis adalah menyampaikan ide, gagasan, dan argumentasi secara jelas dan efektif dalam bentuk tulisan. Dalam prakteknya dalam bagian ini peserta tes harus membuat 2 karangan. Yang pertama adalah dalam kategori “Issue“, di mana peserta harus menuangkan pendapatnya mengenai suatu topik, lengkap dengan argumentasinya, dalam waktu 45 menit. Dalam kategori yang kedua, “Argument“, peserta harus menganalisa argumentasi yang diberikan dalam soal. Analisa ini harus diselesaikan dalam waktu 30 menit.
  2. Verbal Reasoning yang ditujukan untuk mengukur kemampuan menganalisa dan mengevaluasi bahan bacaan tertulis.  Dalam bagian ini terutama yang dites adalah kemampuan memahami bacaan/teks serta kemampuan berlogika, misalnya dalam membuat analogi. Dalam prakteknya peserta harus menjawab 30 pertanyaaan dalam 30 menit. Soal diberikan dalam bentuk pilihan ganda. Ada 4 kategori pertanyaan, yaitu Analogy (mencari pasangan kata yang kaitannya serupa dengan pasangan kata dalam soal), Antonym (mencari lawan kata yang pas dari kata yang disebutkan dalam soal), Sentence Completion (melengkapi kalimat dengan memperhatikan tata bahasa dan kaitan dengan bagian kalimat lain), dan Reading Comprehension (menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan bacaan yang diberikan).
  3. Quantitative Reasoning yang didesain untuk mengukur kemampuan memecahkan masalah, terutama dalam aritmatika, aljabar, geometri, dan analisis data. Dalam bagian ini akan diberikan 28 soal pilihan ganda yang harus dijawab dalam waktu 45 menit. Ada 3 kategori soal dalam bagian ini, yaitu Quantitative Comparison (membandingkan besar 2 kuantitas), Problem Solving (memecahkan soal matematika), dan Data Interpretation (membaca tabel dan grafik).

Total waktu pengerjaan tes ini yang di Indonesia biasanya dilakukan dalam bentuk tes berbasis komputer, adalah 3 jam. Bagian pertama selalu Analytical Writing, namun untuk bagian selanjutnya bisa diacak urutannya. Selain itu bisa juga disisipkan sebuah bagian yang tidak dinilai sebagai uji coba untuk perbaikan GRE di kemudian hari. Karena bagian uji coba ini bisa diselipkan tanpa pemberitahuan di antara bagian Verbal dan Quantitative Reasoning, maka kita harus mengerjakan semua soal sebaik-baiknya. Di akhir tes, mungkin bisa diberi tambahan soal untuk penelitian pengembangan GRE. Soal untuk penelitian ini akan diberitahukan terlebih dahulu bahwa tidak akan dinilai, dan juga akan diberikan waktu tambahan. Informasi lebih lanjut tentang struktur GRE dapat dibaca di http://www.ets.org/gre/general/about/content/

Biasanya bagian Quantitative Reasoning tidak terlalu sulit. Masalah biasanya muncul ketika mengerjakan kedua bagian lain, terutama Verbal Reasoning yang menuntut kemampuan berbahasa Inggris yang baik.

Biaya tes ini (yang sekarang biasanya dilakukan dengan menggunakan komputer) adalah US$ 190. Untuk meningkatkan kepopuleran tes ini,  ETS sebagai pihak penyelenggara tes menawarkan berbagai bantuan persiapan tes secara gratis dalam bentuk software dan buku. Informasi lebih lengkap mengenai fasilitas-fasilitas yang diberikan bisa dicek di http://www.ets.org/gre/general/about/fees/

Mulai bulan Agustus 2011, ETS akan merevisi GRE. GRE yang direvisi diharapkan akan lebih tepat menguji kemampuan yang diperlukan untuk menempuh pendidikan tinggi. Perubahan yang ada misalnya menghilangkan Analogy dan Antonym dari bagian Verbal Reasoning. Juga skor penilaian untuk bagian Verbal dan Quantitative Reasoning akan berubah, dari 200 – 800 dengan kenaikan per 10 poin, menjadi 130 – 170 dengan kenaikan per 1 poin. Untuk Analytical Writing skor penilaian tetap 0 – 6 dengan kenaikan per 1/2 poin. Sebagai promosi, akan ada potongan biaya 50% bagi mereka yang mengambil tes GRE pada bulan Agustus – September 2011. Informasi lebih lanjut tentang perubahan ini bisa dilihat di http://www.ets.org/gre/revised_general/scores/

Beberapa tips yang bisa kami berikan bagi teman-teman yang ingin mengambil GRE (berbasis komputer) adalah:

  1. Bacalah dengan teliti website resmi GRE: http://www.ets.org/gre . Di sana banyak terdapat informasi dan tips yang bisa membantu persiapan teman-teman, misalnya berbagai buku dan software persiapan tes yang diberikan dengan gratis.
  2. Kenalilah dengan baik tipe-tipe soal yang ada. Jangan membuang waktu pada waktu tes hanya untuk memahami cara menjawab soal.
  3. Cobalah menjawab soal-soal yang diajukan pada awal tiap bagian dengan benar. Soal-soal awal akan lebih menentukan skor total penilaian daripada soal-soal terakhir.
  4. Jangan terlalu banyak menggunakan waktu untuk menjawab satu soal. Bila terpaksa, tebak saja, jangan dikosongkan. Soal tidak bisa dilewat!
  5. Cek jawaban sebelum memasukkan jawaban di komputer. Jawaban yang telah dimasukkan tidak bisa diubah!
  6. Jangan lupa membawa jam.
  7. Jangan membawa kalkulator, karena tidak diperkenankan. Jika diperlukan, bawalah kertas tambahan untuk menghitung, walaupun di tempat tes juga akan disediakan.
  8. Banyak berlatih! Latihan akan membuat teman-teman lebih memahami tipe-tipe soal yang ada dan cara menjawabnya, sehingga akan meningkatkan kepercayaan diri, dan mengurangi resiko panik. Kepanikan adalah musuh utama dalam mengerjakan tes!

Selamat mencoba, dan tetap semangat!

One response to “Graduate Record Examination (GRE)

  1. Nice blog! I hope i will get nice post from you.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s