Test of English as a Foreign Language (TOEFL)

Test of English as a Foreign Language atau sering disingkat TOEFL tampaknya adalah tes kemampuan berbahasa Inggris yang paling populer. Tes ini sering kali menjadi salah satu syarat untuk mendaftar untuk studi ke luar negeri dan juga sering diminta sebagai syarat oleh para pemberi beasiswa. Tak jarang juga TOEFL menjadi momok dan ganjalan buat mencapai cita-cita studi ke luar negeri. Karena itu penting bagi teman-teman untuk mengenal TOEFL ini, dan juga tips dan triks untuk menempuh tes ini.

TOEFL ini diselenggarakan oleh Educational Testing Service (ETS). ETS mengadakan 2 jenis TOEFL, yaitu Paper-Based Test (PBT) dan Internet-Based Test (iBT). Karena di Indonesia sekarang hanya diadakan bentuk TOEFL iBT, dan juga karena bentuk ini sekarang adalah bentuk paling umum dari TOEFL, maka dalam artikel ini hanya akan dibahas tentang TOEFL iBT.

Penyelenggaraan TOEFL iBT dibagi dalam beberapa bagian yang akan dilakukan secara berurutan, yaitu:

  1. Bagian Listening, di mana peserta tes harus mendengarkan kuliah, diskusi dalam kelas, dan percakapan sehari-hari dalam bahasa Inggris dan kemudian harus menjawab pertanyaan yang diajukan. Jumlah pertanyaan yang diajukan dalam bagian ini sekitar 34-51 soal yang harus dijawab dalam 60-90 menit.
  2. Bagian Reading, di mana tugas yang dihadapi peserta tes adalah menjawab 36-70 pertanyaan tentang teks akademis dalam bahasa Inggris dalam waktu 60-100 menit.
  3. Bagian Speaking, di mana peserta didik diminta untuk mengemukakan pendapat tentang suatu topik secara lisan.  Ada 6 soal yang akan diberikan dalam bagian ini, dengan batas waktu 20 menit.
  4. Bagian Writing, di mana peserta tes diharapkan menulis 2 buah esai. Lama waktu yang diberikan adalah 50 menit.

Total waktu tes sekitar 4 jam, tapi di antara bagian Reading dan Speaking akan ada waktu istirahat selama 10 menit. Tidak akan ada tambahan waktu buat peserta tes, misalnya untuk pergi ke kamar kecil. Peserta tes juga tidak boleh membawa barang-barang pribadi ke dalam ruang tes, termasuk handphone. Kertas akan disediakan oleh panitia jika peserta tes memerlukannya untuk membuat catatan selama mengerjakan tes.

Tiap bagian dari TOEFL iBT ini mempunya kisaran nilai dari 0-30, jadi nilai maksimum TOEFL iBT adalah 120.

Biaya tes ini 165 USD di Indonesia, tapi biaya ini bervariasi untuk tiap negara.

Untuk tes TOEFL iBT ini ada beberapa tipe soal:

  • Untuk bagian Reading, terdapat 4 macam jenis soal:
  1. Bentuk soal pilihan ganda tentang informasi dari bacaan
  2. Bentuk soal pilihan ganda untuk memasukkan kalimat yang tepat yang menyampaikan ide yang sesuai dengan isi bacaan
  3. Bentuk soal mengklasifikasikan beberapa pernyataan sesuai dengan isi bacaan
  4. Bentuk soal melengkapkan ringkasan bacaan
  • Untuk bagian Listening, terdapat 4 macam tipe soal:
  1. Bentuk soal pilihan ganda dengan 1 jawaban benar dari 4 pilihan
  2. Bentuk soal pilihan ganda dengan lebih dari 1 jawaban yang benar, misalnya 2 dari 4 pilihan
  3. Bentuk soal mengurutkan kejadian atau langkah-langkah dalam suatu prosedur
  4. Bentuk soal menjodohkan
  • Untuk bagian Speaking, terdapat 2 kategori soal:
  1. Kategori bebas (independent), di mana peserta tes diharapkan memberikan pendapat dan argumentasi tentang sebuah topik berdasarkan pengalamannya sendiri. Ada 2 macam topik dalam kategori ini yaitu pilihan bebas, dan topik yang dipilih dari pilihan yang disiapkan panitia.
  2. Kategori terintegrasi (integrated), di mana peserta tes diharapkan memberikan ringkasan atau menjelaskan kembali suatu ide dengan menggunakan informasi yang diperoleh dari bacaan dan kuliah singkat. Ada 2 macam tipe topik dalam kategori ini, yaitu yang menggabungkan kemampuan membaca, mendengar, dan berkata-kata; dan yang menggabungkan kemampuan mendengar dan berkata-kata saja.
  • Untuk bagian Writing, juga ada 2 macam kategori soal:
  1. Kategori bebas (independent), di mana hasil yang diharapkan adalah sebuah esai berbasis pengalaman atau pengetahuan peserta tes sendiri.
  2. Kategori terintegrasi (integrated), di mana esai yang dibuat harus didasarkan pada informasi yang diperoleh dari sebuah bacaan dan kuliah singkat. Jadi kategori ini memadukan kemampuan menulis dengan kemampuan membaca dan mendengar.

Informasi lebih lanjut mengenai TOEFL iBT ini bisa diperoleh di http://www.ets.org/Media/Tests/TOEFL/pdf/TOEFL_Tips.pdf

Beberap tips

  • Persiapan selalu merupakan perjuangan. Tingkatkan semangat teman-teman dengan menyadari bahwa kemampuan yang diasah dalam persiapan TOEFL ini akan berguna juga dalam studi yang teman-teman inginkan. Dalam melakukan studi teman-teman harus juga banyak membaca, membuat karya tulis, mendengarkan kuliah, dan melakukan presentasi.
  • Kenali secara detail bentuk-bentuk soal dalam TOEFL iBT ini, sehingga pada saat mengerjakan tes, tidak ada waktu yang terbuang untuk memahami petunjuk pengerjaan soal. Contoh soal gratis bisa diperoleh di http://www.ets.org/toefl/ibt/prepare/sample_questions .
  • Jangan lupa melakukan registrasi tepat waktu. Ada biaya tambahan untuk registrasi lambat (biasanya kurang dari 7 hari sebelum tanggal tes). Informasi lebih lanjut tentang registrasi dan cara pembayaran bisa dilihat di http://www.ets.org/toefl/ibt/about/fees/
  • Datang awal di tempat tes, setidaknya sekitar 30 menit sebelum tes dimulai, karena kalau teman-teman terlambat, ada kemungkinan teman-teman tidak boleh masuk ke tempat tes dan kehilangan uang yang telah dibayarkan.
  • Jangan lupa membawa kartu identitas ke tempat tes. Barang-barang pribadi lain tidak diperbolehkan dibawa ke tempat tes. Persiapkan diri untuk tinggal di tempat tes selama 5-6 jam dengan memperhitungkan teman-teman harus datang awal: cukup makan dan minum sebelum tes, dan berpakaian yang nyaman.
  • Perbanyak kosa kata bahasa Inggris yang teman-teman kuasai. Dalam format TOEFL iBT memang tersedia fasilitas bantuan arti beberapa kata-kata yang dianggap tidak umum, tapi tidak ada tambahan waktu bagi teman-teman ketika menggunakan fasilitas bantuan ini!
  • Dalam bagian Listening dan Reading ada kemungkinan teman-teman akan mendapatkan soal-soal eksperimental yang tidak dinilai, sehingga waktu tes juga bisa bervariasi. Walaupun demikian teman-teman tidak akan tahu soal-soal mana yang merupakan eksperimen, jadi semua soal harus dikerjakan sebaik-baiknya.
  • Dalam bagian Listening dapat pula muncul soal-soal yang mengetes kemampuan mengenali sikap/perasaan sang pembicara, seberapa yakin sang pembicara, dll. Untuk ini diperlukan kemampuan mengenali petunjuk-petunjuk seperti intonasi, yang perlu dilatih.
  • Soal dalam bagian Listening hanya bisa dijawab sekali saja. Teman-teman tidak bisa kembali lagi untuk mengubah jawaban, dan juga tidak bisa maju ke soal selanjutnya bila soal yang ada sekarang belum dijawab. Dalam keadaaan terpaksa, tebak jawabannya! Tidak ada penalti untuk jawaban salah dalam TOEFL iBT :)
  • Jangan khawatir kalau topik teks dalam bagian Reading adalah topik baru buat teman-teman. Semua informasi yang dibutuhkan untuk menjawab pertanyaan ada di dalam teks itu. Tenang saja! :)
  • Ketika pertama kali membaca teks, cobalah membaca cepat hanya untuk mengetahui garis besar topik yang ada dan hubungan antara berbagai dalam teks. Detail dapat dibaca nanti!
  • Dalam menjawab soal dalam bagian Speaking, teman-teman tidak perlu menggunakan kalimat yang kompleks dan kata-kata yang sulit. Apabila teman-teman dapat menyampaikan ide dengan sederhana dan teratur (dengan logika yang baik), maka nilai yang didapat akan tinggi :)
  • Ketika mengerjakan bagian Speaking, akan ada waktu persiapan selama 30 detik sebelum jawaban diberikan. Waktu ini tidak akan cukup untuk mengarang apa yang hendak teman-teman katakan. Karena itu pergunakan waktu ini hanya untuk mengatur garis besar apa yang hendak teman-teman katakan saja.
  • Dalam mengerjakan soal Writing, terutama untuk kategori integrated, buatlah catatan ketika membaca teks dan mendengarkan kuliah singkat. Terutama untuk kuliah singkat, karena hanya ada satu kali kesempatan mendengarkannya! Yang perlu dicatat adalah argumentasi, penjelasan, dan contoh-contoh yang diberikan.
  • Dalam kategori integrated, yang diminta adalah melaporkan kembali ide yang terdapat dalam bacaan atau kuliah singkat. Jangan memasukkan pendapat teman-teman sendiri!
  • Banyak berlatih! Latihan adalah dasar persiapan. Pergunakan buku-buku seperti dari ETS, Longman, Baron, dll. Website seperti http://www.goodlucktoefl.com/ juga dapat membantu.
  • Jangan lupa melatih juga kemampuan penunjang seperti cara membuat catatan, cara membuat ringkasan, cara membaca cepat, dll. Kemampuan-kemampuan ini dapat sangat membantu teman-teman untuk mengerjakan soal-soal yang ada.

Yang paling penting….jangan panik dan tetap semangat! Selamat mencoba!

Clarendon Scholarship

The Clarendon Fund menawarkan 100 beasiswa setiap tahunnya bagi teman-teman yang tertarik meneruskan kuliah ke Universitas Oxford. Lamanya beasiswa ini tergantung pada studi yang teman-teman pilih. Bagi teman-teman yang berminat mengambil MPhil/BPhill/MLitt maka diberikan jatah beasiswa selama 2 thn. Bagi teman-teman yang tertarik mengambil MSc/ MSt/ MBA/ MFE maka diberikan jatah selama 1 thn. The Clarendon Fund juga menyediakan beasiswa bagi teman-teman yang ingin mengambil doktor (PhD).

Beasiswa Clarendon untuk periode 2011-2012 telah dibuka sejak tanggal 1 September 2010!!!!!!!

Beasiswa ini meliputi biaya kuliah dan biaya hidup.

Adapun persyaratan yang diperlukan untuk melamar beasiswa ini adalah:

1. Prestasi akademik yang bagus (minimum IPK 3.7) — waowww—atau prestasi akademik yang mengesankan pada waktu mengambil master. Hal-hal yang dinilai berkaitan dengan prestasi akademik yaitu transkrip nilai, penghargaan yang pernah diraih, dan publikasi (jika ada).

2. Kecakapan teman-teman terhadap studi yang hendak teman-teman ambil. Hal – hal yang dinilai antara lain: referensi akademik, proposal riset, kemampuan teman-teman menunjukkan kecakapan yang dimiliki berkaitan dengan riset, dan kemungkinan bagi teman-teman untuk berkontribusi terhadap bidang studi yang teman-teman ambil.

3. Motivasi, penilaiannya meliputi bukti-bukti komitmen dari teman-teman terhadap studi yang hendak diambil.

Penjelasan lebih detil dapat teman-teman lihat pada:

http://www.clarendon.ox.ac.uk

Tetap Semangat!

Graduate Record Examination (GRE)

Walaupun tidak sepopuler tes-tes kualifikasi lain, hasil Graduate Record Examination (GRE) General Test yang dikelola oleh Educational Testing Service (ETS) sering kali diminta sebagai salah satu syarat untuk bisa diterima mengikuti studi di luar negeri, terutama di Amerika Serikat dan Kanada. Di Eropa, GRE tidak terlalu populer, dan karenanya jarang menjadi syarat masuk perguruan tinggi di sana.

Sebenarnya selain General Test, GRE juga mengadakan Subject Test. General Test ditujukan untuk mengukur kemampuan umum seseorang untuk mengikuti pendidikan tinggi tanpa memandang bidang studinya, sedang Subject Test disesuaikan dengan bidang studi yang akan ditempuh. Biasanya yang diminta secara umum adalah General Test saja. Dulu untuk sekolah bisnis ETS mengembangkan GMAT, tapi sekarang ETS juga mempromosikan GRE untuk dipakai oleh sekolah-sekolah bisnis. Untuk selanjutnya dalam posting ini GRE akan merujuk pada GRE General Test.

Mungkin banyak juga dari rekan-rekan yang belum mengenal tes GRE ini. Seperti telah dikatakan, tes ini ditujukan untuk mengukur kemampuan seseorang untuk mengikuti pendidikan tinggi, dan terdiri dari 3 bagian:

  1. Analytical Writing yang berusaha mengukur kemampuan berpikir kritis dan menulis secara analitis. Yang dimaksud dengan menulis secara analitis adalah menyampaikan ide, gagasan, dan argumentasi secara jelas dan efektif dalam bentuk tulisan. Dalam prakteknya dalam bagian ini peserta tes harus membuat 2 karangan. Yang pertama adalah dalam kategori “Issue“, di mana peserta harus menuangkan pendapatnya mengenai suatu topik, lengkap dengan argumentasinya, dalam waktu 45 menit. Dalam kategori yang kedua, “Argument“, peserta harus menganalisa argumentasi yang diberikan dalam soal. Analisa ini harus diselesaikan dalam waktu 30 menit.
  2. Verbal Reasoning yang ditujukan untuk mengukur kemampuan menganalisa dan mengevaluasi bahan bacaan tertulis.  Dalam bagian ini terutama yang dites adalah kemampuan memahami bacaan/teks serta kemampuan berlogika, misalnya dalam membuat analogi. Dalam prakteknya peserta harus menjawab 30 pertanyaaan dalam 30 menit. Soal diberikan dalam bentuk pilihan ganda. Ada 4 kategori pertanyaan, yaitu Analogy (mencari pasangan kata yang kaitannya serupa dengan pasangan kata dalam soal), Antonym (mencari lawan kata yang pas dari kata yang disebutkan dalam soal), Sentence Completion (melengkapi kalimat dengan memperhatikan tata bahasa dan kaitan dengan bagian kalimat lain), dan Reading Comprehension (menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan bacaan yang diberikan).
  3. Quantitative Reasoning yang didesain untuk mengukur kemampuan memecahkan masalah, terutama dalam aritmatika, aljabar, geometri, dan analisis data. Dalam bagian ini akan diberikan 28 soal pilihan ganda yang harus dijawab dalam waktu 45 menit. Ada 3 kategori soal dalam bagian ini, yaitu Quantitative Comparison (membandingkan besar 2 kuantitas), Problem Solving (memecahkan soal matematika), dan Data Interpretation (membaca tabel dan grafik).

Total waktu pengerjaan tes ini yang di Indonesia biasanya dilakukan dalam bentuk tes berbasis komputer, adalah 3 jam. Bagian pertama selalu Analytical Writing, namun untuk bagian selanjutnya bisa diacak urutannya. Selain itu bisa juga disisipkan sebuah bagian yang tidak dinilai sebagai uji coba untuk perbaikan GRE di kemudian hari. Karena bagian uji coba ini bisa diselipkan tanpa pemberitahuan di antara bagian Verbal dan Quantitative Reasoning, maka kita harus mengerjakan semua soal sebaik-baiknya. Di akhir tes, mungkin bisa diberi tambahan soal untuk penelitian pengembangan GRE. Soal untuk penelitian ini akan diberitahukan terlebih dahulu bahwa tidak akan dinilai, dan juga akan diberikan waktu tambahan. Informasi lebih lanjut tentang struktur GRE dapat dibaca di http://www.ets.org/gre/general/about/content/

Biasanya bagian Quantitative Reasoning tidak terlalu sulit. Masalah biasanya muncul ketika mengerjakan kedua bagian lain, terutama Verbal Reasoning yang menuntut kemampuan berbahasa Inggris yang baik.

Biaya tes ini (yang sekarang biasanya dilakukan dengan menggunakan komputer) adalah US$ 190. Untuk meningkatkan kepopuleran tes ini,  ETS sebagai pihak penyelenggara tes menawarkan berbagai bantuan persiapan tes secara gratis dalam bentuk software dan buku. Informasi lebih lengkap mengenai fasilitas-fasilitas yang diberikan bisa dicek di http://www.ets.org/gre/general/about/fees/

Mulai bulan Agustus 2011, ETS akan merevisi GRE. GRE yang direvisi diharapkan akan lebih tepat menguji kemampuan yang diperlukan untuk menempuh pendidikan tinggi. Perubahan yang ada misalnya menghilangkan Analogy dan Antonym dari bagian Verbal Reasoning. Juga skor penilaian untuk bagian Verbal dan Quantitative Reasoning akan berubah, dari 200 – 800 dengan kenaikan per 10 poin, menjadi 130 – 170 dengan kenaikan per 1 poin. Untuk Analytical Writing skor penilaian tetap 0 – 6 dengan kenaikan per 1/2 poin. Sebagai promosi, akan ada potongan biaya 50% bagi mereka yang mengambil tes GRE pada bulan Agustus – September 2011. Informasi lebih lanjut tentang perubahan ini bisa dilihat di http://www.ets.org/gre/revised_general/scores/

Beberapa tips yang bisa kami berikan bagi teman-teman yang ingin mengambil GRE (berbasis komputer) adalah:

  1. Bacalah dengan teliti website resmi GRE: http://www.ets.org/gre . Di sana banyak terdapat informasi dan tips yang bisa membantu persiapan teman-teman, misalnya berbagai buku dan software persiapan tes yang diberikan dengan gratis.
  2. Kenalilah dengan baik tipe-tipe soal yang ada. Jangan membuang waktu pada waktu tes hanya untuk memahami cara menjawab soal.
  3. Cobalah menjawab soal-soal yang diajukan pada awal tiap bagian dengan benar. Soal-soal awal akan lebih menentukan skor total penilaian daripada soal-soal terakhir.
  4. Jangan terlalu banyak menggunakan waktu untuk menjawab satu soal. Bila terpaksa, tebak saja, jangan dikosongkan. Soal tidak bisa dilewat!
  5. Cek jawaban sebelum memasukkan jawaban di komputer. Jawaban yang telah dimasukkan tidak bisa diubah!
  6. Jangan lupa membawa jam.
  7. Jangan membawa kalkulator, karena tidak diperkenankan. Jika diperlukan, bawalah kertas tambahan untuk menghitung, walaupun di tempat tes juga akan disediakan.
  8. Banyak berlatih! Latihan akan membuat teman-teman lebih memahami tipe-tipe soal yang ada dan cara menjawabnya, sehingga akan meningkatkan kepercayaan diri, dan mengurangi resiko panik. Kepanikan adalah musuh utama dalam mengerjakan tes!

Selamat mencoba, dan tetap semangat!

Proposal Studi

Seringkali ketika teman-teman mendaftar beasiswa untuk sebuah program S3, maka teman-teman akan diminta untuk membuat sebuah proposal studi. Bagaimana cara membuat proposal ini?

Proposal studi tentu saja harus disesuaikan dengan kondisi dan minat teman-teman sendiri, tapi mungkin sedikit tips dapat membantu:

  1. Proposal secara umum terdiri dari 3 bagian: pendahuluan/latar belakang, isi utama, dan penutup. Bila proposal yang diminta cukup panjang, maka tiap bagian bisa menjadi seksi atau bahkan bab, tapi untuk proposal pendek mungkin hanya menjadi paragraf saja.
  2. Untuk bagian pendahuluan/latar belakang, teman-teman dapat menuliskan latar belakang topik penelitian yang dipilih, misalnya mengenai gambaran umum permasalahan yang ada di mana topik penelitian yang dipilih merupakan salah satu bagiannya.
  3. Isi utama dapat berisi penjelasan tentang topik penelitian yang dipilih (mungkin bisa dijabarkan juga dalam sub-sub topik) sedemikian rupa sehingga topik ini membumi, misalnya dengan membuat tahapan-tahapan penelitian yang akan ditempuh dan ukuran evaluasinya. Dalam bagian ini juga dapat dijelaskan  alasan mengapa topik penelitian yang dipilih itu tepat untuk sang pelamar (misalnya dihubungkan dengan latar belakang pendidikan atau kondisi yang ada).
  4. Penutup berisi kesimpulan yang menggarisbawahi relevansi topik penelitian yang dipilih, dan juga keterkaitan topik tersebut dengan latar belakang dan kondisi teman-teman.
  5. Dalam proses penulisan, bagian paling sulit adalah memulai penulisan. Karena itu sebaiknya teman-teman langsung saja menulis, tanpa mempedulikan susunan proposal terlebih dahulu. Ide-ide yang ada dapat ditulis terlebih dahulu secara “brain storming”, misalnya bila teman-teman sudah mempunyai ide tentang topik tapi belum tentang latar belakang, teman-teman dapat menulis tentang ide tersebut tanpa memikirkan tentang latar belakang terlebih dahulu. Ide-ide untuk mengisi bagian-bagian yang masih kurang biasanya akan muncul bila sudah mulai ada yang ditulis :)

Semoga tips ini bisa bermanfaat. Tetap semangat!

Beasiswa ke Swiss: Life Science Zurich Graduate School

Bagi teman-teman yang berminat untuk meneruskan kuliah S3 ke Swiss dapat mencoba untuk mendaftar beasiswa yang ditawarkan oleh Life Science Zurich Graduate School (LSZG). Program ini merupakan kerjasama antara ETH Zurich dan University of Zurich. Beasiswa ini terutama ditujukan untuk mereka yang tertarik melakukan penelitian di bidang biologi, dan memiliki gelar master dalam ilmu alam (natural sciences). Sayang sekali teman-teman yang memiliki gelar master dari University of Applied Science (di Jerman disebut Fachhochschule atau di Belanda Hogeschool) atau hanya gelar Bachelor tidak dapat mengikuti program ini.

Untuk beasiswa, ada 2 tahap yang harus ditempuh secara online:

  1. Tahap 1 adalah pendaftaran data-data pribadi, pilihan program studi, dan nama serta alamat 2 pemberi rekomendasi. Segera setelah LSZG menerima berkas pendaftaran untuk tahap 1 secara lengkap, maka undangan untuk memberikan rekomendasi akan dikirimkan ke orang-orang yang diajukan. Jangan lupa mendaftar sesegera mungkin sehingga para pemberi rekomendasi mempunyai cukup waktu untuk memberikan rekomendasi yang diminta.
  2. Tahap 2 adalah pengiriman file ijazah, transkrip akademis, dll. dalam bentuk pdf, serta spesifikasi pendidikan lainnya. Untuk beasiswa ini kemampuan bahasa Inggris diperlukan, tapi bukti berupa nilai TOEFL atau IELTS tidak mutlak diminta, walaupun direkomendasikan untuk diberikan jika ada.

Ada 2 gelombang pendaftaran untuk beasiswa ini. Yang pertama adalah 1 Juli 2010 dan yang kedua 1 Desember 2010. Seleksi selain didasarkan pada data-data pendaftaran dan surat rekomendasi, juga pada hasil wawancara 3 hari di Zurich (8-10 September 2010 untuk gelombang 1 Juli 2010 dan 10-12 Februari 2011 untuk gelombang 1 Desember 2o10). Kesempatan wawancara hanya diberikan pada pelamar-pelamar yang terpilih saja, dan biaya transpor akan diganti :)

Informasi lebih lanjut mengenai beasiswa ini dapat dilihat di:

http://www.lifescience-graduateschool.ch/index.php?id=108

Selamat mencoba! Tetap semangat!

Daftar Uang Kuliah (Tuition Fee) Universitas di Jerman (2)

2. Negara Bagian Baden-Württemberg

erststudium: 500 euro, zweitstudium: 500 euro, semesterbeitrag: 40-120 euro, langzeitstudenten: 500 euro

a. erststudium: uang kuliah jika program studi yang dipilih teman-teman ini adalah pilihan pertama atau satu-satunya program studi yang teman-teman ikuti

b. zweitstudium: uang kuliah yang harus dibayar jika program studi yang dipilih teman-teman ini adalah program studi kedua yang teman-teman ikuti disamping mengikuti program studi di universitas lain di Jerman

c. semesterbeitrag: pungutan yang diminta untuk membayar tiket transportasi semesteran yang berlaku di kereta, bus, tram, dan subway yang berlaku di kota tempat universitas itu berada dan seringkali di kota-kota sekitarnya. Pungutan ini juga diperuntukkan sebagai bentuk partisipasi sosial mahasiswa

d. langzeitstudenten: uang kuliah yang harus dibayar bila teman-teman belum lulus dari waktu program yang seharusnya (mahasiswa abadi)

Universitas: Hochschule Aalen, Hochschule Albstadt-Sigmaringen, Hochschule Biberach, Internationale Hochschule Calw, SRH Hochschule Calw, Hochschule Esslingen, Albert-Ludwigs-Universität Freiburg, Evangelische Fachhochschule Freiburg, Hochschule für Musik Freiburg, Freie Hochschule für Grafik-Design & Bildende Kunst Freiburg, Katholische Fachhochschule Freiburg, Pädagogische Hochschule Freiburg, Zeppelin University(Friedrichshafen), Hochschule Furtwangen, Hochschule für Jüdische Studien  (Heidelberg), Hochschule für Kirchenmusik Heidelberg, Pädagogische Hochschule Heidelberg, Ruprecht-Karls-Universität Heidelberg, SRH Fachhochschule Heidelberg, SRH Hochschule Heidelberg, Hochschule Heilbronn, German Graduate School of Management and Law (Heilbronn), Naturwissenschaftlich-Technische Akademie Isny, Hochschule Karlsruhe – Technik und Wirtschaft, Hochschule für Musik Karlsruhe, Merkur Internationale Fachhochschule Karlsruhe, Pädagogische Hochschule Karlsruhe, Staatliche Akademie der Bildenden Künste Karlsruhe, Staatliche Hochschule für Gestaltung Karlsruhe, Karlsruher Institut für Technologie, Hochschule für öffentliche Verwaltung Kehl, Hochschule Konstanz Technik, Wirtschaft und Gestaltung, Universität Konstanz, Wissenschaftliche Hochschule Lahr, Akademie für Darstellende Kunst Baden-Württemberg (Ludwigsburg), Hochschule für öffentliche Verwaltung und Finanzen Ludwigsburg, Filmakademie Baden-Württemberg  (Ludwigsburg), Pädagogische Hochschule Ludwigsburg, Hochschule Mannheim, Hochschule für Musik und Darstellende Kunst Mannheim, Popakademie Baden-Württemberg (Mannheim), Universität Mannheim, Hochschule der Bundesagentur für Arbeit (Mannheim, Schwerin), Hochschule für Kunsttherapie Nürtingen, Hochschule für Wirtschaft und Umwelt Nürtingen-Geislingen, Hochschule Offenburg, Hochschule Pforzheim, Hochschule Ravensburg-Weingarten, Duale Hochschule Baden-Württemberg, Hochschule Reutlingen, Theologische Hochschule Reutlingen, Evangelische Fachhochschule Reutlingen-Ludwigsburg, SRH Fernfachhochschule Riedlingen, Hochschule für Forstwirtschaft Rottenburg, Katholische Hochschule für Kirchenmusik Rottenburg, Fachhochschule für Rechtspflege Schwetzingen, Hochschule für Gestaltung Schwäbisch Gmünd, Pädagogische Hochschule Schwäbisch Gmünd, Fachhochschule Schwäbisch Hall, AKAD-Fachhochschulen  (Stuttgart), Freie Hochschule Stuttgart – Seminar für Waldorfpädagogik, Hochschule der Medien Stuttgart, Hochschule für Musik und Darstellende Kunst Stuttgart, Hochschule für Technik Stuttgart, Merz Akademie (Stuttgart), Staatliche Akademie der Bildenden Künste Stuttgart, Universität Hohenheim (Stuttgart), Universität Stuttgart, Hochschule für Musik Trossingen, Eberhard Karls Universität Tübingen, Evangelische Hochschule für Kirchenmusik Tübingen, Hochschule Ulm, Universität Ulm, Hochschule für Polizei (Villingen-Schwenningen), Gustav-Siewerth-Akademie (Weilheim-Bierbronnen), Pädagogische Hochschule Weingarten

3. Negara Bagian Bayern

erststudium: 300-500 euro (universitas dan sekolah tinggi seni) 100-500 (politeknik), zweitstudium: sama seperti erststudium, semesterbeitrag: berbeda-beda untuk setiap universitas, langzeitstudenten: sama seperti erststudium

Universitas: Hochschule Amberg-Weiden, Hochschule Ansbach, Hochschule Aschaffenburg, Hochschule Augsburg, Universität Augsburg, Otto-Friedrich-Universität Bamberg, Hochschule für evangelische Kirchenmusik Bayreuth, Universität Bayreuth, Philosophisch-Theologische Hochschule Benediktbeuern, Hochschule Coburg, Hochschule Deggendorf, Katholische Universität Eichstätt-Ingolstadt, Fachhochschule für angewandtes Management (Erding), Friedrich-Alexander-Universität Erlangen-Nürnberg, Hochschule Hof, Hochschule Ingolstadt, Hochschule Kempten, Hochschule Landshut, Munich Business School, Akademie der Bildenden Künste München, Hochschule für Angewandte Sprachen München, Hochschule München, Hochschule für Fernsehen und Film München, Hochschule für Musik und Theater München, Hochschule für Philosophie München, Hochschule für Politik München, Fachhochschule für öffentliche Verwaltung und Rechtspflege in Bayern (München), Katholische Stiftungsfachhochschule München, Ludwig-Maximilians-Universität München, Technische Universität München, Ukrainische Freie Universität München, Universität der Bundeswehr München, Hochschule Neu-Ulm, Augustana-Hochschule Neuendettelsau, Akademie der Bildenden Künste Nürnberg, Evangelische Fachhochschule Nürnberg, Georg-Simon-Ohm-Hochschule Nürnberg, Hochschule für Musik Nürnberg, Universität Passau, Hochschule Regensburg, Hochschule für Katholische Kirchenmusik und Musikpädagogik Regensburg, Universität Regensburg, Hochschule Rosenheim, Fachhochschule Weihenstephan, Hochschule für Musik Würzburg, Julius-Maximilians-Universität Würzburg, Fachhochschule Würzburg-Schweinfurt

Masih ada beberapa negara bagian di Jerman, yang akan kita bahas dipostingan selanjutnya

Tetap Semangat!!!

Beasiswa ke Singapura: Nanyang President’s Graduate Scholarship

Teman-teman tentu kenal nama Nanyang Technological University (NTU). Ya, universitas di Singapura ini cukup terkenal namanya dalam dunia pendidikan. Sekarang bagi teman-teman yang ingin melanjutkan studi S3 ke NTU ini, terbuka kesempatan beasiswa Nanyang President’s Graduate Scholarship (NPGS). Tiap tahun terbuka 30 beasiswa. Memang beasiswa ini lebih ditujukan bagi warga negara dan permanent resident Singapura, tapi terbuka juga bagi orang-orang berkewarganegaraan lain, termasuk dari Indonesia.

Ketentuan-ketentuan beasiswa ini secara lengkap dapat dilihat di:

http://www3.ntu.edu.sg/NPGS/home/default.htm

tapi secara umum adalah:

  1. Minimal telah menyelesaikan pendidikan S1 dengan kualifikasi baik, atau bila belum selesai, mempunyai surat keterangan bahwa studi S1 ini akan segera diselesaikan dengan kualifikasi baik
  2. Pada tahun pertama studi S3, penerima beasiswa akan mengikuti kuliah dan harus lulus ujian kualifikasi di NTU.
  3. Para penerima beasiswa juga diwajibkan membantu kegiatan belajar mengajar paling banyak 10 jam per minggu. Jika akhirnya waktu mengajar lebih dari jumlah ini, maka akan ada tambahan uang.
  4. Beasiswa diberikan sampai dengan 4 tahun.
  5. Beasiswa meliputi pembayaran uang kuliah dan uang bulanan sebesar SGD 3200 (sekitar 21 juta rupiah), di samping beberapa tunjangan lain.

Pendaftaran beasiswa ini untuk masuk pada tahun ajaran 2011/2012 akan dibuka dari tanggal 1 November 2010 sampai 31 Januari 2011.  Pendaftaran harus dilakukan secara online, dan dokumen-dokumen pendukungnya harus dikirimkan ke alamat berikut:

Graduate Studies Office
Nanyang Technological University
Student Services Centre, Level 3
42 Nanyang Avenue
Singapore 639815

Dokumen-dokumen itu adalah:

  1. Hasil print-out dari formulir pendaftaran online
  2. Dua foto terkini ukuran paspor
  3. Fotokopi nilai TOEFL/IELTS
  4. Fotokopi nilai GRE/GMAT/GATE
  5. Transkrip akademik (terjemahan resmi dalam bahasa Inggris dan dalam bahasa asli)
  6. Fotokopi ijazah
  7. Dua surat rekomendasi akademik
  8. Proposal penelitian, CV, dan daftar publikasi ilmiah

Selamat mencoba! Tetap semangat!